Memiliki tubuh gemuk pasti akan membuat seseorang menjadi kurang percaya diri, apalagi dalam memilih pakaian. Karena itu orang yang tubuhnya kelebihan lemak khususnya wanita sangat gencar untuk mencari cara mengurangi lemak di bagian tubuh. Beragam cara dilakukan untuk memulai program diet, dari yang tanpa modal dengan menggunakan cara alami sampai dengan mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membeli produk pelangsing bahkan sedot lemak.
Kebanyakan produk diet dan pelangsing yang dijual di pasaran mengandung bahan kimia dan dapat memberikan efek samping, belum lagi harus merogoh kocek yang tidak sedikit. Sebenarnya ada cara diet yang sehat tanpa harus menyiksa karena menahan lapar dan keluar uang banyak. Jadi diet tidak harus identik dengan tidak makan. Justru kita wajib makan untuk membantu program diet berjalan lancar. Berikut ini 7 cara diet sehat yang ampuh menurunkan berat badan dan bisa dilakukan dengan santai di rumah.
1. Bulatkan Niat
Apapun ceritanya jika ingin melakukan sesuatu, niat adalah kunci utamanya. Jika dari awal niat tidak kuat maka cara apapun yang ditempuh untuk menurunkan berat badan tidak akan berhasil. Karena niat yang setengah-setengah akan mudah goyah oleh godaan makanan di sekeliling kita. Namun jika sudah niat dan membulatkan tekad, maka apapun godaan dan rintangan akan mudah dilewati.
2. Perbanyak Konsumsi Air Putih
Air putih memiliki peran yang cukup penting untuk menjaga tubuh tetap segar dan terhidrasi dengan baik. Air putih membantu proses pencernaan dan membersihkan usus dari racun dan kotoran sisa makanan. Jika proses pencernaan berjalan lancar maka peluang menumpuknya lemak di usus dan perut akan sangat kecil sehingga akan mengurangi perut buncit dan naiknya berat badan. Air putih juga memberikan efek rasa kenyang sehingga dapat mengurangi nafsu makan. Kebutuhan tubuh akan air putih adalah minimal 2 liter per hari.
3. Rutin Konsumsi Sayur dan Buah
Sayur dan buah mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu sayuran juga mengandung banyak serat yang dapat membantu mengatasi sembelit dan susah buang air besar. Kandungan serat dari sayur dan buah melancarkan proses pencernaan dan mengikat racun di usus besar lalu membuangnya bersama kotoran.
4. Olahraga
Selain menyehatkan tubuh, olahraga berperan penting dalam proses pembakaran lemak dan membuang racun di tubuh melalui keringat. Olahraga secara rutin akan memberikan bentuk tubuh yang ideal, padat dan kuat. Jika Anda orang yang sibuk, olahraga selama 30 menit setiap hari sudah cukup untuk membakar lemak berlebih.
5. Biasakan Sarapan
Ingat, diet bukan berarti tidak makan atau menahan lapar. Apalagi sampai mengabaikan sarapan. Selalu biasakan sarapan sebelum beraktivitas, efektifnya sarapan dimulai pukul 07.00 pagi agar makanan yang dimakan lebih cepat diubah menjadi energi. Karena umumnya sehabis sarapan kita beraktivitas, maka energi tadi langsung terpakai sehingga makanan tidak menumpuk menjadi lemak. Tetapi tetap harus diperhatikan menu sarapan yang dianjurkan adalah yang rendah lemak.
6.Kurangi Karbohidrat
Konsumsi karbohidrat secukupnya saja, karena jika berlebihan maka sisa karbohidrat yang tak diubah menjadi energi akan diubah menjadi lemak sebagai cadangan makanan dalam tubuh. Hal ini lah yang memicu seseorang menjadi gemuk. Pilih sumber karbohidrat yang rendah gula seperti ubi dan gandum.
7. Buat Daftar Jadwal Diet
Jadwal diet maksudnya pengaturan menu dalam sehari, dimana menu sarapan, makan siang dan makan malam berbeda jenis dan porsinya. Atur juga jam makan dan biasakan untuk makan di jam yang sama setiap harinya. Perlu juga membiasakan diri untuk makan sebelum perut terasa lapar dan menyelesaikan makan sebelum kenyang agar lambung tidak dijejali makanan berlebih. Makan dengan teratur dan sesuai porsinya akan menstabilkan kerja organ pencernaan dan penumpukan makanan di lambung bisa dihindari.
Demikianlah artikel 7 cara diet sehat yang ampuh menurunkan berat badan ini, semoga bisa segera diaplikasikan untuk mendapatkan tubuh yang ramping dan sehat. Jika Anda rasa artikel ini bermanfaat silahkan share di akun media sosial Anda agar banyak orang yang mengerti bagaimana menjalani program diet yang sehat.
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 26 Oktober 2016
Rabu, 17 Juni 2015
Tips Tidur Sehat ala Rasulullah SAW.
Ajaran agama Islam yang disampaikan Rasulullah SAW kepada umatnya merupakan ajaran paling menyeluruh dalam memberikan tuntunan hidup yang meliputi seluruh aspek kehidupan, termasuk di dalamnya mengenai tidur yang baik dan sehat. Tidur tidak hanya untuk memulihkan tenaga setelah seharian beraktivitas, tetapi juga untuk memperbaiki penampilan. Beberapa poin yang menjadi manfaat dari tidur adalah menjadikan kulit dan mata lebih cerah serta membuat rambut lebih sehat dan berkilau. Kurang tidur dapat menyebabkan mata lelah, tidak bersemangat beraktivitas, dan nutrisi ke akar rambut tidak tersalurkan dengan baik sehingga rambut akan lebih mudah rusak dan patah.
Rasulullah SAW sebagai suri tauladan bagi umat Islam telah mencontohkan bagaimana tips tidur yang sehat. tips tidur sehat ala Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
1. Tidurnya Rasulullah SAW di Malam Hari
Rasulullah selalu membiasakan tidur di awal malam dan bangun di awal sepertiga malam terakhir. "Dari Abu Barzah bahwasanya Rasulullah membenci tidur sebelum isya' dan bercakap-cakap setelahnya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Selain tidur di awal malam, Rasulullah juga menganjurkan untuk mematikan lampu ketika tidur. Hal tersebut berdasarkan hadits: "Matikanlah lampu-lampu di waktu malam jika kalian hendak tidur, dan tutuplah pintu-pintu, bejana, serta makanan dan minuman kalian."(HR. Bukhari dan Muslim).
Tidur yang baik adalah tidur yang berkualitas, bukan berarti tidur berkualitas adalah tidur dengan waktu yang lama. Tidur berkualitas bahkan bisa didapat dengan tidur di malam hari selama 3 jam jika dilakukan dengan optimal. Tergantung bagaimana kita memanajemen waktu tidur kita sesuai kebutuhan. Tidur yang berkualitas di malam hari merupakan upaya optimalisasi detoksifikasi racun dalam tubuh, terutama pada organ hati. Pada tidur yang berkualitas, detoksifikasi hati dapat berjalan optimal, terutama dalam pembentukan asam amino glutathione sebagai antioksidan yang menetralisasi stres oksidatif dan radikal bebas.
2. Tidurnya Rasulullah SAW di Siang Hari
Selain tidur malam dan bangun lebih awal, Rasulullah juga kerap membiasakan tidur siang. Rasulullah bersabda, "Lakukanlah qailullah (tidur siang), karena sesungguhnya setan itu tidak melakukan qailullah." (HR. Al-Thabrani).
Tidak perlu lama, yang penting berkualitas. Tidur siang kurang dari 30 menit cukup untuk menyegarkan kembali sistem dalam tubuh dan meningkatkan kerja otak. Terbiasa menyisihkan waktu untuk sejenak tidur siang juga akan memudahkan kita bangun di sepertiga malam sehingga akan lebih mudah untuk melaksanakan sholat tahajud.
3. Adab Ketika Hendak Tidur
Ada beberapa hal yang jika rutin dilakukan sebelum tidur akan menjadikan waktu tidur kita yang panjang bernilai ibadah, beberapa di antaranya:
Tidak hanya sebelum tidur, setelah bangun dari tidur pun ada adabnya. Berikut adab setelah bangun tidur yang diajarkan Rasulullah SAW:
Rasulullah SAW sebagai suri tauladan bagi umat Islam telah mencontohkan bagaimana tips tidur yang sehat. tips tidur sehat ala Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
1. Tidurnya Rasulullah SAW di Malam Hari
Rasulullah selalu membiasakan tidur di awal malam dan bangun di awal sepertiga malam terakhir. "Dari Abu Barzah bahwasanya Rasulullah membenci tidur sebelum isya' dan bercakap-cakap setelahnya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Selain tidur di awal malam, Rasulullah juga menganjurkan untuk mematikan lampu ketika tidur. Hal tersebut berdasarkan hadits: "Matikanlah lampu-lampu di waktu malam jika kalian hendak tidur, dan tutuplah pintu-pintu, bejana, serta makanan dan minuman kalian."(HR. Bukhari dan Muslim).
Tidur yang baik adalah tidur yang berkualitas, bukan berarti tidur berkualitas adalah tidur dengan waktu yang lama. Tidur berkualitas bahkan bisa didapat dengan tidur di malam hari selama 3 jam jika dilakukan dengan optimal. Tergantung bagaimana kita memanajemen waktu tidur kita sesuai kebutuhan. Tidur yang berkualitas di malam hari merupakan upaya optimalisasi detoksifikasi racun dalam tubuh, terutama pada organ hati. Pada tidur yang berkualitas, detoksifikasi hati dapat berjalan optimal, terutama dalam pembentukan asam amino glutathione sebagai antioksidan yang menetralisasi stres oksidatif dan radikal bebas.
2. Tidurnya Rasulullah SAW di Siang Hari
Selain tidur malam dan bangun lebih awal, Rasulullah juga kerap membiasakan tidur siang. Rasulullah bersabda, "Lakukanlah qailullah (tidur siang), karena sesungguhnya setan itu tidak melakukan qailullah." (HR. Al-Thabrani).
Tidak perlu lama, yang penting berkualitas. Tidur siang kurang dari 30 menit cukup untuk menyegarkan kembali sistem dalam tubuh dan meningkatkan kerja otak. Terbiasa menyisihkan waktu untuk sejenak tidur siang juga akan memudahkan kita bangun di sepertiga malam sehingga akan lebih mudah untuk melaksanakan sholat tahajud.
3. Adab Ketika Hendak Tidur
Ada beberapa hal yang jika rutin dilakukan sebelum tidur akan menjadikan waktu tidur kita yang panjang bernilai ibadah, beberapa di antaranya:
- Sholat witir sebelum tidur. Dari Abu Hurairah Rasulullah bersabda: "Kekasihku (Rasulullah SAW) berwasiat kepadaku dengan tiga perkara: berpuasa tiga hari pada setiap bulan, dua rakaat sholat dhuha, san sholat witir sebelum tidur." (HR. Muslim)
- Mematikan api dan menutup pintu. Berdasarkan sebuah hadits dari Jabir Ra. bahwa Rasulullah bersabda: "Matikanlah lentera-lentera jika kalian hendak tidur. Tutuplah pintu-pintu, bejana-bejana, makanan dan minuman!" (HR. Muttafaqun 'alaih)
- Mencuci tangan dari kotoran. "Barangsiapa yang tidur dan di tangannya ada ghomar ( kotoran pada tangan setelah makan) yang tak dibasuh kemudian terjadi sesuatu yang tak disukainya, maka janganlah mencela kecuali terhadap dirinya sendiri." (HR. Tirmidzi, Abu Daud, dan Ibnu Majah, dari Abu Hurairah).
- Berwudhu sebelum tidur. "Jika engkau hendak menuju ke tempat pembaringan, maka berwudhulah sebagaimana engkau berwudhu untuk sholat." (HR. Bukhari Muslim).
- Membersihkan tempat tidur seraya membaca basmalah. "Jika salah seorang dari kalian hendak berbaring di tempat tidurnya hendaklah ia mengambil kainnya dan mengibas-ngibaskannya ke tempat tidurnya dengan membaca basmalah." (HR. Bukhari Muslim dari sahabat Abu Hurairah).
- Menutup aurat ketika tidur. "Janganlah salah seorang di antara kalian tidur telentang kemudian meletakkan salah satu kakinya di atas kaki yang lain." (HR. Muslim, dari sahabat Jabir bin Abdillah Ra.). Maksudnya jika dalam keadaan terbuka auratnya atau sebagiannya.
- Larangan tidur telungkup. Dari Abu Dzar, beliau berkata: Nabi SAW pernah melewatiku, dan aku dalam keadaan tidur telungkup, maka beliau menggerakkanku dengan kakinya seraya bersabda, "Wahai Junaidib, sesungguhnya ini adalah posisi tidur penduduk neraka." (HR. Ibnu Majah).
- Tidur bertumpu pada anggota tubuh yang kanan. "Jika kamu hendak menuju ke tempat tidur, maka berwudhulah sebagaimana engkau berwudhu untuk sholat, kemudian berbaringlah dengan bertumpu pada anggota badan yang kanan." (HR. Bukhari Muslim).
Tidak hanya sebelum tidur, setelah bangun dari tidur pun ada adabnya. Berikut adab setelah bangun tidur yang diajarkan Rasulullah SAW:
- Mengusap bekas tidur di wajah dengan tangan. "...Rasulullah kemudian bangun tidur. beliau lalu duduk sambil mengusap (bekas) tidur di wajah beliau dengan tangan beliau." (HR. Muslim).
- Berdoa. "Alhamdulillaahilladzi 'ahyana ba'da maa amaatanaa wa'ilaihinnusyuur (segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nyalah kami kembali)." (HR. Bukhari).
- Bersiwak. Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW ketika bangun tidur menggosok mulutnya dengan siwak. (HR. Bukhari).
- Al-Istintsar (menghisap air ke lubang hidung). "Tatkala salah seorang di antara kalian bangun tidur, hendaknya dia menghisap air ke hidung sebanyak tiga kali. Sesungguhnya setan menginap di lubang hidungnya." (HR. Bukhari dan Muslim).
- Membasuh kedua tangan sebanyak tiga kali. "Ketika salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, hendaknya dia tidak mencelupkan tangannya ke dalam tempat (air) sampai dia membasuh tangannya sebanyak tiga kali." (HR. Bukhari Muslim).
Langganan:
Postingan (Atom)

