Selasa, 04 Agustus 2015
Tangisan Anak Nelayan
Kau berjalan di pelupuk ujung pantai
Bermondar-mandir dengan sedihan
Kegalutan hidup engkau rasakan
Hingga tak mampu kau menahannya
Bala tentara tangisan
Melihatmu dengan nasibmu
Terngiang senyum manismu
Dalam ribuan tetesan air mata
Secerca harapan dan ambisi
Hilang sirna dalam benakmu
Ujung tombakmu telah tumpul
Hingga kau tak bisa bertarung dengan hidup
Jiwamu tersiksa bertubi-tubi
Ragamu terkoyak-koyak keadaan
Hatimu penuh kelabu
Pikiranmu tak pernah tenang
Tangisanmu memekakkan dunia
Tapi tak ada seorangpun mendengarmu
Hingga waktu memakan usiamu
Kau tetap seorang sebatang kara
Tinggallah senyummu dalam tangisanmu
By: Ahmad Halim Lubis
Senin, 03 Agustus 2015
Dirimu, Diriku dan Cinta
Dan bila hari esok
Engkau masih terjaga
Terjaga dalam mimpi tidurmu
Yang indah bersamaku
Seraut wajahmu di pagi hari
Membangkitkan gelora di jiwa
Dan jika hati ini tergetar
Kudapatkan senyum manismu
Jika cahaya mataku matamu
Bersatu dalam cinta
Maka tak kurasakan
Keluh perihnya hidup
Sandiwaraku dan sandiwaramu
Memerankan peran yang sama
Menjaga sebuah ketulusan
Cinta yang bersemi di antara kita
Sedihku adalah sedihmu
Bahagiamu adalah bahagiaku
Dan jika raga ini sayang
Kupersembahkan untukmu hati ini
By: Ahmad Halim Lubis
Engkau masih terjaga
Terjaga dalam mimpi tidurmu
Yang indah bersamaku
Seraut wajahmu di pagi hari
Membangkitkan gelora di jiwa
Dan jika hati ini tergetar
Kudapatkan senyum manismu
Jika cahaya mataku matamu
Bersatu dalam cinta
Maka tak kurasakan
Keluh perihnya hidup
Sandiwaraku dan sandiwaramu
Memerankan peran yang sama
Menjaga sebuah ketulusan
Cinta yang bersemi di antara kita
Sedihku adalah sedihmu
Bahagiamu adalah bahagiaku
Dan jika raga ini sayang
Kupersembahkan untukmu hati ini
By: Ahmad Halim Lubis
Sabtu, 01 Agustus 2015
Bisnis Online Pemula dengan Omset Minimal Rp 1 Juta/Bulan
Saat ini sulit sekali mendapatkan pekerjaan, kalaupun sudah bekerja pasti pendapatan masih jauh dari cukup. Karena itu, kondisi sulit tersebut mendorong masyarakat untuk berpikir kreatif dan mencoba mencari penghasilan tambahan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Pekerjaan tambahan yang sekarang sedang marak adalah dengan berbisnis, apalagi dengan kemajuan teknologi sekarang ini banyak orang yang memulai berbisnis online. Bagi para pemula, memulai bisnis online adalah suatu hal yang sulit. Para newbie belum paham bagaimana marketing yang baik, cara promosi online dan lain sebagainya sehingga banyak yang bisnis onlinenya gagal total dan semakin tersesat di hutan belantara dunia maya.
Berangkat dari permasalahan tersebut, saya akan memperkenalkan sebuah program belajar bisnis online bagi pemula dengan modal yang sangat kecil bahkan dengan tanpa modal (cukup dengan modal koneksi internet) namun bisa meraup omset minimal Rp 1 juta/bulan. Bahkan pelajar pun bisa mengikuti program belajar ini. Silahkan kunjungi Dasar-Dasar Bisnis Online untuk Pemula, lalu isi form register. Kamu akan dipandu step by step sampai bisa berpenghasilan. Semua materi yang diajarkan menggunakan bahasa dan cara yang sederhana sehingga mudah dimengerti. Kamu juga akan dipandu oleh tim teknis selama jam kerja sehingga kamu bisa langsung praktekin materi yang telah kamu dapat.
Sistem dari program bisnis online pemula ini didasari dengan memahami 4 sumber penghasilan melalui internet. Yang harus kamu pahami, ada syarat yg harus dipenuhi dalam program ini, yaitu mau belajar dan fokus dulu pada 1 sumber penghasilan di internet. Kamu DILARANG KERAS menjalankan program bisnis di internet dengan memecahkan konsentrasi sendiri untuk FOKUS. Apa aja LARANGANnya? Simak ya..
~Dilarang Keras menjalankan lebih dari 1 program bisnis di internet jika belum menghasilkan minimal Rp. 1 Juta/bulan.
~Dilarang Keras menjalankan program bisnis di internet dengan mengikuti arus orang lain yang belum tentu cocok buat Sobat sendiri.
~Dilarang Keras berhenti berusaha sebelum Sobat melihat Rekeningnya terisi minimal Rp. 1 Juta per bulan. Jika Rekening sudah terisi minimal Rp. 1 Juta/bulan, silahkan Sobat putuskan mau lanjut atau tidak?? He..he..he…Saya yakin Sobat akan ketagihan utk melanjutkannnya…..!!!
Banyak fasilitas yang kamu dapat dari program belajar bisnis online pemula dengan omset minimal Rp 1 juta/bulan ini. Pokoknya harus fokus, toh kamu bakal dipandu sampai bisa berpenghasilan. Setelah kamu gabung dan belajar, kamu malah akan menyesal nanti. Lho, koq menyesal? Iya, kenapa gak dari dulu gabungnya, kan bisa dari dulu berpenghasilan dari internetnya. Hehehehe
PS: Program ini tidak cocok bagi orang yang ingin santai tapi ingin dapat uang banyak.Tanpa usaha mustahil berpenghasilan. Kerja keras dan ketekunan tetep nomor satu ya kawan.
Berangkat dari permasalahan tersebut, saya akan memperkenalkan sebuah program belajar bisnis online bagi pemula dengan modal yang sangat kecil bahkan dengan tanpa modal (cukup dengan modal koneksi internet) namun bisa meraup omset minimal Rp 1 juta/bulan. Bahkan pelajar pun bisa mengikuti program belajar ini. Silahkan kunjungi Dasar-Dasar Bisnis Online untuk Pemula, lalu isi form register. Kamu akan dipandu step by step sampai bisa berpenghasilan. Semua materi yang diajarkan menggunakan bahasa dan cara yang sederhana sehingga mudah dimengerti. Kamu juga akan dipandu oleh tim teknis selama jam kerja sehingga kamu bisa langsung praktekin materi yang telah kamu dapat.
Sistem dari program bisnis online pemula ini didasari dengan memahami 4 sumber penghasilan melalui internet. Yang harus kamu pahami, ada syarat yg harus dipenuhi dalam program ini, yaitu mau belajar dan fokus dulu pada 1 sumber penghasilan di internet. Kamu DILARANG KERAS menjalankan program bisnis di internet dengan memecahkan konsentrasi sendiri untuk FOKUS. Apa aja LARANGANnya? Simak ya..
~Dilarang Keras menjalankan lebih dari 1 program bisnis di internet jika belum menghasilkan minimal Rp. 1 Juta/bulan.
~Dilarang Keras menjalankan program bisnis di internet dengan mengikuti arus orang lain yang belum tentu cocok buat Sobat sendiri.
~Dilarang Keras berhenti berusaha sebelum Sobat melihat Rekeningnya terisi minimal Rp. 1 Juta per bulan. Jika Rekening sudah terisi minimal Rp. 1 Juta/bulan, silahkan Sobat putuskan mau lanjut atau tidak?? He..he..he…Saya yakin Sobat akan ketagihan utk melanjutkannnya…..!!!
Banyak fasilitas yang kamu dapat dari program belajar bisnis online pemula dengan omset minimal Rp 1 juta/bulan ini. Pokoknya harus fokus, toh kamu bakal dipandu sampai bisa berpenghasilan. Setelah kamu gabung dan belajar, kamu malah akan menyesal nanti. Lho, koq menyesal? Iya, kenapa gak dari dulu gabungnya, kan bisa dari dulu berpenghasilan dari internetnya. Hehehehe
PS: Program ini tidak cocok bagi orang yang ingin santai tapi ingin dapat uang banyak.Tanpa usaha mustahil berpenghasilan. Kerja keras dan ketekunan tetep nomor satu ya kawan.
Rabu, 29 Juli 2015
Lentera Putih
Dan semua tersesat
Dan semua tak bertepi
Dan semua dalam kegalutan
Dan hanya bisa mencari
Sebuah lentera putih
Dan sang pujangga prosa
Menelurkan karyanya
Dan selalu berharap
Semua berubah menjadi indah
Dalam kebohongan dunia maya
Berselimut maksiat dunia nyata
Sang ahli surga
Hanya bisa berzikir
Mengharap ridho Ilahi
Segenap penuh tangis bersamanya
Dan semua orang
Dalam halusinasi hambar berpedada
Mencari secerca harapan
Sebuah titik terang kehidupan
By: Ahmad Halim Lubis
Dan semua tak bertepi
Dan semua dalam kegalutan
Dan hanya bisa mencari
Sebuah lentera putih
Dan sang pujangga prosa
Menelurkan karyanya
Dan selalu berharap
Semua berubah menjadi indah
Dalam kebohongan dunia maya
Berselimut maksiat dunia nyata
Sang ahli surga
Hanya bisa berzikir
Mengharap ridho Ilahi
Segenap penuh tangis bersamanya
Dan semua orang
Dalam halusinasi hambar berpedada
Mencari secerca harapan
Sebuah titik terang kehidupan
By: Ahmad Halim Lubis
AKU
Inilah aku
Seorang ikhwan bercorak riang
Di tengah parodi warna kehidupan
yang penuh kabut kenistaan
Inilah aku
Sang pencari kebahagiaan
Dalam detik menit yang singkat
Harapan dan keyakinan adalah mitraku
Inilah aku
Pengembara jiwa yang sabar
Meski badai ujian bergemuruh
Semangatku tak kan pernah habis
Inilah aku
Petualang hidup penuh keluh
Dalam jiwa dan hati yang rapuh
Duka mangsa mengitari senjaku
Inilah aku
Pencari cinta sejati
Dalam kegalutan asmara
Yang berkecamuk dalam jiwa
Dan inilah aku
Sang lelaki sejati
By: Ahmad Halim Lubis
Selasa, 28 Juli 2015
Kenangan di Kota Binjai Tercinta
Kalau bicara tentang kota Binjai, pasti gak akan pernah ada habisnya. Di kota kelahiran ayahku ini aku mendapatkan segudang pengalaman dan pelajaran berharga dalam hidupku. Meski aku lahir di Medan, aku lebih menikmati suasana yang tenang di kota kecil ini. Ya, kota kecil namun sangat bersahabat, penuh dengan sejarah, dan kalau jalan-jalan di kota ini pasti nuansanya berasa klasik banget. Untuk itu, kali ini aku akan menunjukkan beberapa hal dan tempat yang memberikan kenangan di kota Binjai tercinta ini.
Dijuluki Kota Rambutan
Kalau ditanya buah rambutan mana yang paling enak, pastilah jawabannya rambutan binjai. Rambutan yang berasal dari Binjai mempunyai rasa yang sangat manis, ukuran besar dan dagingnya lekang dari biji. Bahkan rambutan varietas dari Binjai ini sudah tersebar di seluruh Indonesia dan menjadi komoditas unggulan di pulau Jawa.
Ikon Kota Binjai
Kalau sudah memasuki kota Binjai, kita akan menjumpai sebuah tugu perjuangan yang terletak di tengah-tengah simpang tiga pertemuan jalur ke Binjai kota, Langkat dan Medan. Nah, tugu perjuangan '45 itu merupakan ikon kota binjai yang menjadi simbol perjuangan pahlawan pada masa penjajahan dulu. Sebenarnya ada satu lagi ikon kota Binjai yang terkenal dan sudah ada sejak zaman Belanda, yaiu tugu air yang berfungsi mengalirkan air bersih ke rumah-rumah di kota. Sayangnya, saat ini tugu air tersebut sudah tidak ada lagi karena beberapa tahun silam telah dirobohkan dan digani dengan deretan rumah toko yang padat. Sayang banget aku belum sempat liat tugu airnya. :(
Kalau anak Binjai asli pasti tahu sejarah mengenai tugu air tersebut. Konon katanya saat pertama kali warga Binjai mengetahui Indonesia telah merdeka, bendera merah putih pertama kali dikibarkan di atas tugu air tersebut.
Makam Pahlawan
Setelah melewati tugu perjuangan kita akan menjumpai yang namanya Taman Makam Pahlawan Syuhada yang menjadi tempat pemakaman bagi pahlawan dan aparat negara. Setiap malam 17 Agustus akan ada apel di sini untuk menapak tilas perjuangan para pahlawan dulu. Suasananya sangat tenang dan bersih.
Pasar Tavip
Pasar Tavip merupakan pusat pasar tradisional di Binjai yang sampai sekarang masih selalu ramai dipadati pengunjung. Segala jenis barang dijual di sana, mulai dari pakaian, peralatan rumah tangga, perlengkapan menjahit, ikan, sayur, buah, perlengkapan sekolah, dll. Pokoknya semua ada dech. Kalau warga Binjai sendiri sering menyebutnya pajak bawah, karena di pasar ini ada jalanan menurun yang di dalamnya juga dipenuhi berbagai barang dagangan. Barang-barang yang dijual disini masih murah-murah loh, waktu kecil aku sering sekali diajak berbelanja di pasar Tavip ini.
Tanah Lapang Merdeka
Kalau udah bicara tanah lapang merdeka Binjai, jadi makin kangen aja ama kenangan dan suasana di sana. Hihihihi. Di tanah lapang merdeka segala aktivitas dapat dilakukan. Di sini, warga Binjai dapat berjogging ria pada sore hari, kalau hari Minggu pagi-pagi banget malah udah ramai karena pada mau jogging dan senam. Di sana juga terdapat banyak fasilitas olahraga gratis yang terletak di sisi pinggir lapangan, ada wall untuk latihan panjat tebing, pentas dan lapangan voli yang semuanya bisa diakses gratis. Di sepanjang pinggiran lapangan juga ramai dipadati penjual berbagai makanan, dan pada malam hari tempat ini ramai banget sama anak-anak muda yang sekedar nongkrong ngilangin suntuk. Tanah lapang merdeka juga dipakai sebagai tempat upacara untuk hari besar nasional Indonesia seperti perayaan 17 Agustus.
Pasar Kaget
Kalau siang di sini terlihat aktivitas biasa yaiu ruko-ruko yang berjualan dengan barang dagangannya masing-masing. Tapi, saat pukul 5 sore, ruko-ruko mulai tutup dan suasana baru pun dimulai. Ya, di sini saat malam hari akan menjadi tempat yang ramai karena di sepanjang emperan ruko tadi akan ada penjual makanan dan minuman beraneka ragam yang akan memanjakan perut kita. Selain tanah lapang merdeka, pasar kaget juga jadi tempat nongkrongnya anak muda. Tapi banyak juga sich orang tua yang datang ke sini untuk sekedar bersantai sambil menikmati makanan ringan dengan keluarga atau sahabat. Kalau malam hari kilauan lampu dari sepanjang jalan Ahmad Yani ini akan menyilaukan mata, karena yang jualan banyak banget. Mau makanan kelas berat sampe ringan ada, harga juga bersahabat. Pokoknya pecinta kuliner wajib mampir ke sini untuk mencicipi beberapa makanan spesialnya.
Kantor Walikota Binjai
Kantor walikota Binjai terletak di seberang tanah lapang merdeka. Di sini semua aktivitas administrasi kota Binjai dikerjakan dan berbagai arsip disimpan. Tempatnya yang strategis sangat mudah dijumpai di tengah kota.
Stasiun Kereta Api
Biasanya stasiun kereta api mengalami perubahan bentuk setelah beberapa tahun, tapi tidak demikian dengan stasiun kereta api di Binjai. Sejak zaman Belanda hingga sekarang arsitektur dari bangunannya masih sama, jadi berasa banget suasana jadulnya. Stasiun ini terletak di Jalan Ikan Paus dekat terminal bus. Kadangkala warga Binjai yang ingin ke Medan lebih memilih menggunakan jasa kereta api daripada angkutan umum dengan alasan lebih cepat dan nyaman.
Demikianlah beberapa tempat yang memberi kenangan di kota Binjai tercinta ini menemani kita. Harapanku sich, semoga nuansa jadulnya gak akan hilang tergerus modernisasi dan tetap dijaga sebagai aset kota. :)
Dijuluki Kota Rambutan
Kalau ditanya buah rambutan mana yang paling enak, pastilah jawabannya rambutan binjai. Rambutan yang berasal dari Binjai mempunyai rasa yang sangat manis, ukuran besar dan dagingnya lekang dari biji. Bahkan rambutan varietas dari Binjai ini sudah tersebar di seluruh Indonesia dan menjadi komoditas unggulan di pulau Jawa.
Ikon Kota Binjai
Kalau sudah memasuki kota Binjai, kita akan menjumpai sebuah tugu perjuangan yang terletak di tengah-tengah simpang tiga pertemuan jalur ke Binjai kota, Langkat dan Medan. Nah, tugu perjuangan '45 itu merupakan ikon kota binjai yang menjadi simbol perjuangan pahlawan pada masa penjajahan dulu. Sebenarnya ada satu lagi ikon kota Binjai yang terkenal dan sudah ada sejak zaman Belanda, yaiu tugu air yang berfungsi mengalirkan air bersih ke rumah-rumah di kota. Sayangnya, saat ini tugu air tersebut sudah tidak ada lagi karena beberapa tahun silam telah dirobohkan dan digani dengan deretan rumah toko yang padat. Sayang banget aku belum sempat liat tugu airnya. :(
Kalau anak Binjai asli pasti tahu sejarah mengenai tugu air tersebut. Konon katanya saat pertama kali warga Binjai mengetahui Indonesia telah merdeka, bendera merah putih pertama kali dikibarkan di atas tugu air tersebut.
Makam Pahlawan
Setelah melewati tugu perjuangan kita akan menjumpai yang namanya Taman Makam Pahlawan Syuhada yang menjadi tempat pemakaman bagi pahlawan dan aparat negara. Setiap malam 17 Agustus akan ada apel di sini untuk menapak tilas perjuangan para pahlawan dulu. Suasananya sangat tenang dan bersih.
Pasar Tavip
Pasar Tavip merupakan pusat pasar tradisional di Binjai yang sampai sekarang masih selalu ramai dipadati pengunjung. Segala jenis barang dijual di sana, mulai dari pakaian, peralatan rumah tangga, perlengkapan menjahit, ikan, sayur, buah, perlengkapan sekolah, dll. Pokoknya semua ada dech. Kalau warga Binjai sendiri sering menyebutnya pajak bawah, karena di pasar ini ada jalanan menurun yang di dalamnya juga dipenuhi berbagai barang dagangan. Barang-barang yang dijual disini masih murah-murah loh, waktu kecil aku sering sekali diajak berbelanja di pasar Tavip ini.
Tanah Lapang Merdeka
Kalau udah bicara tanah lapang merdeka Binjai, jadi makin kangen aja ama kenangan dan suasana di sana. Hihihihi. Di tanah lapang merdeka segala aktivitas dapat dilakukan. Di sini, warga Binjai dapat berjogging ria pada sore hari, kalau hari Minggu pagi-pagi banget malah udah ramai karena pada mau jogging dan senam. Di sana juga terdapat banyak fasilitas olahraga gratis yang terletak di sisi pinggir lapangan, ada wall untuk latihan panjat tebing, pentas dan lapangan voli yang semuanya bisa diakses gratis. Di sepanjang pinggiran lapangan juga ramai dipadati penjual berbagai makanan, dan pada malam hari tempat ini ramai banget sama anak-anak muda yang sekedar nongkrong ngilangin suntuk. Tanah lapang merdeka juga dipakai sebagai tempat upacara untuk hari besar nasional Indonesia seperti perayaan 17 Agustus.
Pasar Kaget
Kalau siang di sini terlihat aktivitas biasa yaiu ruko-ruko yang berjualan dengan barang dagangannya masing-masing. Tapi, saat pukul 5 sore, ruko-ruko mulai tutup dan suasana baru pun dimulai. Ya, di sini saat malam hari akan menjadi tempat yang ramai karena di sepanjang emperan ruko tadi akan ada penjual makanan dan minuman beraneka ragam yang akan memanjakan perut kita. Selain tanah lapang merdeka, pasar kaget juga jadi tempat nongkrongnya anak muda. Tapi banyak juga sich orang tua yang datang ke sini untuk sekedar bersantai sambil menikmati makanan ringan dengan keluarga atau sahabat. Kalau malam hari kilauan lampu dari sepanjang jalan Ahmad Yani ini akan menyilaukan mata, karena yang jualan banyak banget. Mau makanan kelas berat sampe ringan ada, harga juga bersahabat. Pokoknya pecinta kuliner wajib mampir ke sini untuk mencicipi beberapa makanan spesialnya.
Kantor Walikota Binjai
Kantor walikota Binjai terletak di seberang tanah lapang merdeka. Di sini semua aktivitas administrasi kota Binjai dikerjakan dan berbagai arsip disimpan. Tempatnya yang strategis sangat mudah dijumpai di tengah kota.
Stasiun Kereta Api
Biasanya stasiun kereta api mengalami perubahan bentuk setelah beberapa tahun, tapi tidak demikian dengan stasiun kereta api di Binjai. Sejak zaman Belanda hingga sekarang arsitektur dari bangunannya masih sama, jadi berasa banget suasana jadulnya. Stasiun ini terletak di Jalan Ikan Paus dekat terminal bus. Kadangkala warga Binjai yang ingin ke Medan lebih memilih menggunakan jasa kereta api daripada angkutan umum dengan alasan lebih cepat dan nyaman.
Demikianlah beberapa tempat yang memberi kenangan di kota Binjai tercinta ini menemani kita. Harapanku sich, semoga nuansa jadulnya gak akan hilang tergerus modernisasi dan tetap dijaga sebagai aset kota. :)
Senin, 27 Juli 2015
PadaMu Rabbi
Dalam detak jiwa hatiku
Berkabut rasa penuh risau
Dalam setiap serpihan hati
Aku ingin kembali padaMu ya Allah
Sakit derita rasa di jiwa
Saat Kau tak pedulikanku
Rinduku rindu penuh harapan
Agar Kau selalu setia menjagaku ya Allah
Setiap denyut langkah
Napas, detak, tiupan, semarak jantungku
Tak akan pernah tenang
Bila ku tak ada di sisiMu ya Allah
Kini ku hanya bisa bernyanyi
Bernyanyi melihat dan mengagumi kebesaranMu
Tak lupa syukur dan ibadahku
Yang selalu mengiringi setiap langkahku ya Rabbi..
By: Ahmad Halim Lubis
Langganan:
Postingan (Atom)











